Sabtu, 13 Oktober 2012

Saka Chocolate


Saka Chocolate, begitu mereka memanggilnya. Saka berasal dari bahasa Jawa yang artinya "Tiang". Kata "Tiang" memiliki filosofi yang cukup kental di masyarakat Jawa. Tiang adalah penyangga. Tiang adalah penghubung antara pondasi dan atap. Kalau tiangnya kuat maka atap akan berdiri tegak.
Begitupun dengan Saka Chocolate. Kami ingin bertumbuh menjadi perusahaan coklat praline pertama di Yogyakarta yang bisa menjadi atap (menaungi seluruh pegawai, reseller, distributor dan sebagainya) dan memakmurkan sesamanya.